Beranda / Blogging / Restoran Indonesia Baru: Noesaka Gandeng Martin Praja

Restoran Indonesia Baru: Noesaka Gandeng Martin Praja

Restoran Indonesia Baru: Noesaka Gandeng Martin Praja

Restoran Indonesia Baru Noesaka Gandeng Martin Praja Racik Menu Rumahan

Restoran Indonesia baru ini hadir dengan konsep yang terasa dekat. Noesaka menggandeng Chef Martin Praja untuk meracik menu rumahan penuh cerita. Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari pembukaan gerai keempat Noesaka di Pacific Place Mall, Jakarta.

restoran Indonesia baru dengan menu rumahan Nusantara

Melalui tema “Cerita Dapur Martin Praja di Noesaka”, pengunjung dapat mencicipi hidangan yang terinspirasi dari perjalanan hidup sang chef. Setiap menu membawa kenangan keluarga, masa kecil, serta pengaruh kuliner dari beberapa daerah Indonesia.

Restoran Indonesia Baru dengan Cerita di Setiap Hidangan

Noesaka dikenal sebagai restoran yang menyajikan kuliner Nusantara dengan pendekatan modern. Kini, konsep tersebut terasa semakin personal melalui kolaborasi bersama Martin Praja. Ia tidak hanya menyusun menu, tetapi juga menghadirkan memori melalui rasa.

Kolaborasi ini mengambil inspirasi dari tiga latar utama. Pertama, tradisi keluarga Tionghoa yang akrab dengan masakan Peranakan. Kedua, kenangan masa kecil Martin di Bogor. Ketiga, cita rasa Manado dari keluarga istrinya.

Karena itu, rangkaian menu terasa beragam. Ada hidangan gurih, sajian berkuah, makanan berbumbu kuat, hingga dessert yang manis. Semua pilihan tetap memakai pendekatan yang nyaman untuk lidah masyarakat Indonesia.

Terinspirasi dari Masa Kecil di Bogor

Bogor memiliki tempat khusus dalam perjalanan kuliner Martin Praja. Kota tersebut menjadi sumber inspirasi untuk beberapa menu utama. Salah satunya adalah Sate Cungkring yang memakai tekstur kikil lembut.

Hidangan ini memiliki bumbu medok dengan sentuhan pedas ringan. Rasanya mengingatkan pada jajanan khas Bogor yang sederhana, tetapi kaya karakter. Selain itu, tersedia Sup Iga Sapi dengan kuah gurih dan aroma rempah yang kuat.

Sup iga tersebut cocok untuk pengunjung yang menyukai makanan berkuah. Dagingnya empuk dan mudah disantap. Kuahnya juga terasa kaya, tanpa membuat pengalaman makan terasa terlalu berat.

menu rumahan Indonesia dengan kuah dan rempah

Daftar Menu Rumahan Kolaborasi Martin Praja

Menu kolaborasi ini menawarkan pilihan yang cukup lengkap. Pengunjung dapat memilih hidangan pembuka, menu utama, sayuran, dan pencuci mulut. Berikut beberapa sajian yang menarik untuk dicoba:

  1. Ngo Hiang Ayam Udang – Menu Peranakan berisi campuran ayam dan udang cincang. Harganya sekitar Rp58.000++.
  2. Sate Cungkring – Sajian khas yang terinspirasi dari Bogor. Teksturnya lembut dengan bumbu yang kuat. Harganya sekitar Rp68.000++.
  3. Sup Iga Sapi – Sup berbumbu kaya dengan daging iga yang empuk. Harganya sekitar Rp128.000++.
  4. Udang Goreng Asam Jawa – Interpretasi dari Ayam Asam Jawa buatan ibu Martin. Menu ini dibanderol sekitar Rp98.000++.
  5. Ayam Tinorangsak – Hidangan khas Manado dengan bumbu yang meresap. Harganya sekitar Rp128.000++ untuk setengah ekor.
  6. Terong Bakar Taoco – Sayuran dengan karakter smoky dan rasa gurih. Harganya sekitar Rp48.000++.
  7. Brokoli Sambal Roa – Perpaduan sayuran dan sambal roa yang aromatik. Harganya sekitar Rp58.000++.
  8. Klappertart – Dessert creamy dengan cita rasa kelapa muda. Harganya sekitar Rp68.000++.
  9. Es Teler – Sajian manis yang hadir dalam batok kelapa. Harganya sekitar Rp78.000++.

Harga dapat berubah sesuai kebijakan restoran. Karena itu, pengunjung sebaiknya memeriksa menu terbaru sebelum datang. Informasi reservasi tersedia melalui akun resmi Noesaka.

Perpaduan Kuliner Peranakan, Bogor, dan Manado

Salah satu daya tarik utama kolaborasi ini terletak pada latar belakang menunya. Ngo Hiang Ayam Udang mewakili kedekatan Martin dengan masakan Peranakan. Hidangan tersebut terasa gurih dan cocok untuk pencinta rasa yang tidak terlalu pedas.

Selanjutnya, Udang Goreng Asam Jawa menghadirkan interpretasi baru. Martin mengambil inspirasi dari masakan ayam buatan ibunya. Ia kemudian mengganti bahan utama dengan udang untuk memberikan tekstur dan rasa berbeda.

Sementara itu, Ayam Tinorangsak membawa karakter Manado ke dalam menu. Bumbunya terasa kuat dan aromatik. Daging ayamnya juga lembut, sehingga cocok dinikmati bersama nasi hangat.

Untuk pilihan sayuran, Terong Bakar Taoco dan Brokoli Sambal Roa menawarkan rasa yang lebih ringan. Keduanya tetap memiliki karakter khas. Tekstur smoky pada terong menambah pengalaman makan yang menarik.

suasana restoran Indonesia baru Noesaka di Jakarta

Dessert dengan Nuansa Nostalgia

Pengalaman bersantap berlanjut lewat dua hidangan penutup. Klappertart menghadirkan tekstur lembut dengan rasa kelapa muda. Dessert ini terasa nyaman dan cocok untuk menutup sajian berbumbu.

Es Teler memberikan pilihan yang lebih segar. Penyajiannya dalam batok kelapa memperkuat kesan tradisional. Selain itu, menu ini membawa kembali kenangan terhadap jajanan Indonesia yang populer.

Lokasi dan Waktu Operasional Noesaka Pacific Place

Gerai terbaru Noesaka berada di Level 1 Pacific Place Mall, kawasan SCBD, Jakarta Selatan. Lokasinya cocok untuk makan siang, makan malam, atau pertemuan santai bersama keluarga.

Restoran ini buka setiap hari, mulai pukul 10.00 hingga 22.00 WIB. Pengunjung dapat melihat informasi pusat perbelanjaan melalui situs resmi Pacific Place.

Noesaka merupakan bagian dari Artisan Kuliner Group. Grup tersebut mengembangkan beberapa konsep kuliner dengan fokus pada cita rasa Indonesia. Informasi perusahaan dapat dilihat melalui situs Artisan Kuliner Group.

Sebelum berkunjung, pertimbangkan beberapa tips berikut:

  • Datang lebih awal saat jam makan siang atau malam.
  • Pesan beberapa menu untuk dinikmati bersama.
  • Mulai dengan Ngo Hiang atau Sate Cungkring.
  • Pilih Ayam Tinorangsak jika menyukai rasa pedas berbumbu.
  • Akhiri santapan dengan Klappertart atau Es Teler.

Alasan Kolaborasi Ini Layak Dicoba

Restoran Indonesia baru seperti Noesaka tidak hanya menawarkan makanan. Restoran ini juga menyajikan pengalaman yang memiliki nilai emosional. Kisah keluarga Martin membuat setiap menu terasa lebih personal.

Selain itu, kolaborasi ini menunjukkan bahwa makanan rumahan dapat tampil di ruang makan modern. Rasa tradisional tetap menjadi dasar. Namun, penyajiannya hadir dengan pendekatan yang lebih rapi dan relevan.

Pengunjung juga dapat mengenal kekayaan kuliner Nusantara melalui satu rangkaian menu. Peranakan, Bogor, dan Manado hadir dalam satu meja. Perpaduan itu membuat pilihan makan terasa lebih berwarna.

Kesimpulan

Noesaka menghadirkan warna baru sebagai restoran Indonesia baru di Jakarta. Kolaborasinya bersama Martin Praja mengangkat menu rumahan yang penuh nostalgia. Setiap hidangan membawa cerita dari keluarga, masa kecil, dan tradisi kuliner Nusantara.

Dari Ngo Hiang Ayam Udang hingga Ayam Tinorangsak, pilihannya terasa beragam. Sate Cungkring dan Sup Iga Sapi juga menarik bagi pencinta rasa Bogor. Sementara itu, Klappertart dan Es Teler menjadi penutup yang menyenangkan.

Jika Anda mencari pengalaman makan Indonesia yang hangat, Noesaka Pacific Place layak masuk daftar. Restoran ini menyatukan kenangan, teknik modern, dan kekayaan rasa dalam satu pengalaman kuliner.

Untuk mengenal lebih banyak destinasi kuliner Indonesia, kunjungi portal pariwisata Indonesia.

Baca Juga:
Rekor Ayam Kecap Indonesia: Pertamina Raih MURI

Tag: